Kamis, 20 Oktober 2011

TIPS MERAWAT MOTOR MATIK


Hadirnya motor matik akhir-akhir ini bukan sekedar tren tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan kaum hawa yang ingin memiliki motor yang mudah dikendarai dan simple alias tidak ribet.
Untuk itu sebaiknya para kaum hawa sebaiknya juga harus bisa merawat motor matik agar awet dan terasa nyaman saat dikendarai.
Berikut ini beberapa tips merawat motor matik secara singkat dan mudah.


1.      Gantilah oli mesin dan oli transmisi secara berkala alias teratur. Untuk oli mesin ada baiknya diganti tiap 1.000 km sedang oli trasmisi maksimal diganti tiap 5.000 km. Satu hal yang harus diingat setiap ganti oli usahakan untuk menggunakan oli yang sama dan hindari gonta ganti oli setiap kali ganti oli karena akan mengurangi kinerja mesin.
2.      Selalu cek kondisi busi dan aki secara teratur/ berkala. Karena bagi motor matik yang merupakan motor full DC peran busi dan aki sangat-sangat fital atau penting baik untuk tenaga atau untuk kenyamanan dalam berkendara, tidak lupa selalu gunakan busi original alias asli bukan yang palsu.
3.      Lakukan pembersihan terhadap ruang transmisi secara berkala setiap 4.000 km. Pasalnya pada ruang transmisi tersebut terdapat banyak komponen transmisi automatic atau CVT yang sangat rentan apabila kemasukan kotoran seperti debu dan oli. Kurang terjaganya kebersihan pada komponen transmisi automatic atau CVT biasanya ditandai dengan suara atau bunyi kasar yang terdenga dari dalam motor.
4.      Vent belt dan roller juga perlu diperhatikan kondisinya, segera ganri dengan yang baru bilamana kondisi vent belt dan roller tersebut sudah tidak layak pakai.
Supaya vent belt dan roller awet jangan mengganti VELG motor bawaan (standart) dengan velg yang ukurannya lebih besar dan tebal, hal ini berpotensi membuat motor jadi lebih boros dan membuat velt belt dan roller kerjanya jadi lebih berat.
5.      Kebanyakan motor matik menggunakan single shockbreaker, maka dari itu gantilah oli shockbreaker maksimal setiap 10.000 km sekali agar tetap nyaman.

Sabtu, 15 Oktober 2011

MERAWAT JOK SEPEDA MOTOR


Kenyamanan saat berkendara dan penampilan yang keren menjadi alasan para bikers mengganti lapisan/sarung jok sepeda motor dengan yang trendi atau gaul.
Tapi jangan kemudian karena jok kulit keren itu telah terpasang maka lupa . Merawat kulit jok sepeda motor membutuhkan waktu khusus untuk merawatnya mengingat kulit jok ini kerap kontak langsung dengan debu, sinar matahari dan hal lain yang dapat merusak permukaan kulitnya.
Pada intinya perawatan kulit jok ini hanya menyangkut pada hal membersihkan dari kotoran dan melembabkan kulit saja, namu satu hal yang perlu diingat adalah melakukan proses perawatannya harus dikerjakan secara bertahap.
  1. Tahap membersihkan
Saat membersihkan jok kulit mulailah dari bagian depan secara perlahan kearah belakang atau sebaliknya juga boleh, hal ini bertujuan supaya tidak ada bagian yang terlewatkan.
Bagaimana cara membersihkannya? Tuangkan pembersih kulit pada bagian yang hendak dibersihkan dan usap dengan merata pada bagian tersebut, jika terdapat kotoran membandel maka gunakan sikat lembut untuk menghilangkannya.
  1. Tahap melembabkan
Setelah tahap membersihkan selesai maka langkah selanjutnya adalah melembabkan, caranya gunakan handuk lembab untuk mengusap seluruh permukaan jok hingga sisa cairan pembersih tadi hilang sama sekali.
Lakukanlah perawatan jok kulit secara rutin. Jika motor sering digunakan setiap hari maka lakukanlah perawatan satu bulan sekali, apabila jarang maka lakukan perawatan 3 – 4 kali dalam satu tahun.