Rabu, 21 September 2011

PENYEBAB MOBIL MENGALAMI KECELAKAAN

Ada Beberapa faktor yang menyebabkan mobil mengalami kecelakaan lalu lintas, misalnya terbalik, tabrakan, masuk jurang, tertabrak kereta api dll. Untuk itu pengguna mobil perlu mengetahui hal-hal yang bisa diantisipasi lebih awal agar tidak mencelakakan diri sendiri atau orang lain.
Berikut ini beberapa penyebab kecelakaan yang patut diwaspadai;

1.      Gunangan Air
Memasuki musim penghujan seperti sekarang ini dapat dipastikan banyak genangan air akibat kondisi jalan yang tidak mulus/ bergelombang. Melaju dengan kecepatan di atas 60 km/jam membuat daya cengkeram ban pada jalan/aspal akan berkurang bahkan bisa hilang. Air merupakan materi penghalang antara ban dan permukaan jalan, akan lebih berbahaya lahi ketika tapak atau alur pada ban sudah tipis. Kecenderungan yang sering terjadi adalah mobil secara tiba-tiba akan oleng ke kanan atau ke kiri.
2.      Pecah Ban
Hal ini sama bahayanya dengan genangan air. Bukan hanya mobil yang susah untuk dikendalikan melainkan mobil juga bisa tiba-tiba oleng dan terbalik karena ada perbedaan ketinggian pada mobil akibat pecah ban. Apalagi saat melaju dalam kecepatan tinggi. Pastikan bahwa kondisi ban masih layak pakai atau tidak saat akan berpergian.
3.      Jalan Bergelombang
Ketika mobil melaju kencang dan melewati jalan bergelombang yang sering terjadi mobil menjadi sedikit melayang bahkan bagian belakang sering sulit untuk dikendalikan terlebih jika kondisi suspensi sudah jelek. Jalan yang bergelombang bisa menyebabkan mobil tidak terkendali atau melayang karena ban tidak menempel dengan sempurna.
4.      Rem Blong atau slip
Hal ini sudah pasti akan membuat mobil lepas kendali/sulit untuk dikendalikan dan sulit untuk diperlambat. Apalagi mobil dengan transmisi otomatis yang hanya mengandalkan rem tanpa engine brake. Sebaiknya selalu lakukan pengecekan pada sistem pengereman sebelum berpergian.
5.      Human Error
Faktor ini merupakan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan LAKA. Beberapa contoh adalah memacu kendaraan melampaui kemampuan mengemudi, mengantuk, reaksi yang berlebihan ketika mobil mengalami gejala negatif pengendalian ( limbung, oversteer, understeer), menurunnya konsentrasi pengemudi karena sibuk telephone, ber-SMS, makan sambil menyetir.

Kesimpulannya adalah mobil sulit untuk dikendalikan saat ban kehilangan traksi, berkendara melebihi kemampuan, serta hilangnya konsentrasi.

Rabu, 14 September 2011

MERAWAT KNALPOT MOTOR



Menjaga knalpot supaya tetap kelihatan bagus bukan pekara susah tapi juga jangan disepelekan kalo tidak maka pipa saluran buang akan jadi kempot hingga akhirnya kita mau tidak mau merogoh kocek untuk beli yang baru.

Banyak bagian penting yang harus diperhatikan agar knalpot tetap sehat, tidak kempot dan enak dipandang. Caranya bersihkan kotoran di balik cover pemanis tabung silincer, meski sepele bagian ini memang paling ogah untuk dibersihkan atau disentuh karena sulit dijangkau tangan dan alat bantu juga perlu waktu khusus untuk mengerjakannya.

Kalau ada waktu luang atau saat motor sedang dicuci, jangan sungkan untuk membersihkan bagian ini. Caranya cukup buka dua baut dengan kunci L8 hingga silincer terlihat. Dari situ bagian siku dan sambungan knalpot mudah untuk dibersihkan dengan memakai sikat dan air sabun.

Membersihkannya tidak perlu terlalu sering, adapun yang ditakutkan apabila tidak rajin dibersihkan kemungkinan karat akan tembus ke bagian depan. Selain dapat membuat knalpot berlubang, pipa saluran buang jadi gampang kempot hingga akhirnya rusak. Parahnya lagi baut pengikat jadi ikut-ikutan rewel susah untuk dilepas karena sudah ditimbuni karat.

Perhatikan juga karat tipis yang biasa nyempil di sambungan pipa, silincer dan moncong knalpot. Karena sering terkena genangan air kotor, bagian ini paling gampang menularkan karat. Hingga akhirnya berujung pada kerusakan knalpot akibat patang. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan cat antikarat yang umum dijual di toko alat rumah tangga dan industri.

Sebab fatal lain akibat tidak memperhatikan knalpot ada pada pemasangan pipa knalpot di lubang exhaust. Kalau tidak diikat dengan rapat dan benar maka akan bikin knalpot nembak dan gampang kemasukan air. Karenanya biasakan ganti paking knalpot baru ketika pipa buang dilepas.

Adapun sisa hasil pembakaran berupa air (H2O), gas CO atau disebut juga karbon monoksida yang beracun, CO2 atau disebut juga karbon dioksida yang merupakan gas rumah kaca, Nox senyawa nitrogen oksida, HC berupa senyawa Hidrat arang sebagai akibat ketidak sempurnaan proses pembakaran serta partikel lepas.