Rabu, 14 September 2011

MERAWAT KNALPOT MOTOR



Menjaga knalpot supaya tetap kelihatan bagus bukan pekara susah tapi juga jangan disepelekan kalo tidak maka pipa saluran buang akan jadi kempot hingga akhirnya kita mau tidak mau merogoh kocek untuk beli yang baru.

Banyak bagian penting yang harus diperhatikan agar knalpot tetap sehat, tidak kempot dan enak dipandang. Caranya bersihkan kotoran di balik cover pemanis tabung silincer, meski sepele bagian ini memang paling ogah untuk dibersihkan atau disentuh karena sulit dijangkau tangan dan alat bantu juga perlu waktu khusus untuk mengerjakannya.

Kalau ada waktu luang atau saat motor sedang dicuci, jangan sungkan untuk membersihkan bagian ini. Caranya cukup buka dua baut dengan kunci L8 hingga silincer terlihat. Dari situ bagian siku dan sambungan knalpot mudah untuk dibersihkan dengan memakai sikat dan air sabun.

Membersihkannya tidak perlu terlalu sering, adapun yang ditakutkan apabila tidak rajin dibersihkan kemungkinan karat akan tembus ke bagian depan. Selain dapat membuat knalpot berlubang, pipa saluran buang jadi gampang kempot hingga akhirnya rusak. Parahnya lagi baut pengikat jadi ikut-ikutan rewel susah untuk dilepas karena sudah ditimbuni karat.

Perhatikan juga karat tipis yang biasa nyempil di sambungan pipa, silincer dan moncong knalpot. Karena sering terkena genangan air kotor, bagian ini paling gampang menularkan karat. Hingga akhirnya berujung pada kerusakan knalpot akibat patang. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan cat antikarat yang umum dijual di toko alat rumah tangga dan industri.

Sebab fatal lain akibat tidak memperhatikan knalpot ada pada pemasangan pipa knalpot di lubang exhaust. Kalau tidak diikat dengan rapat dan benar maka akan bikin knalpot nembak dan gampang kemasukan air. Karenanya biasakan ganti paking knalpot baru ketika pipa buang dilepas.

Adapun sisa hasil pembakaran berupa air (H2O), gas CO atau disebut juga karbon monoksida yang beracun, CO2 atau disebut juga karbon dioksida yang merupakan gas rumah kaca, Nox senyawa nitrogen oksida, HC berupa senyawa Hidrat arang sebagai akibat ketidak sempurnaan proses pembakaran serta partikel lepas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar